Mengetahui Perbedaan Km/L Dan kWh/Kilometer Untuk Mobil Bensin Serta Mobil Listrik

perbedaan km/liter dengan kWh/km pada mobil mesin konvensional dengan mobil listrik


lksotomotif.com - Satuan yang digunakan untuk menghitung pemakaian bahan bakar pada mesin - mesin konvensional adalah kilometer per liter ( Km/L). Dengan satuan tersebut kita dapat mengetahui berapa kilometer kendaraan menempuh jarak dengan bahan bakar sebanyak satu liter. 

Berbeda dengan kendaraan listrik ( electric vehicle ) yang tidak menggunakan bahan bakar apapun. Kendaraan listrik hanya mengandalkan sumber daya lisrtik, oleh karena itu untuk menghitung pemakaian dayanya maka digunakan kWh ( kilowatt per hour ) atau kilowatt per jam. Satuan ini digunakan untuk mengukur efisiensi mesin EV.

Baca Juga : Perbedaan mobil Hybrid, PHEV dan EV

Saat ini, electric vehicle telah banyak dipasarkan diseluruh dunia. Banyak pakar yang memprediksi bahwa kedepan mesin - mesin konvensional akan tergantikan semuanya oleh kendaraan listrik. 

Mari cari tahu lebih lanjut tentang unit-unit ini dan cara sederhana untuk menghitung penggunaan energi EV.

Mengenal  Km/L  dan kWh untuk Konsumsi Bahan Bakar dan Energi

Km/L adalah ukuran efisiensi bahan bakar untuk mobil dengan mesin konvensional ( mesin pembakaran dalam). Dengan angka tersebut, Anda dapat mengetahui berapa Km jarak yang ditempuh oleh kendaraan dengan satu liter bahan bakar. 

Salah satu cara untuk menghemat pengeluaran pembelian bahan bakar adalah dengan menggunakan teknik pengemudian yang baik, tetapi ini memerlukan pengalaman yang lama. Jika ingin lebih mudah, maka berkendaralah hanya dibutuhkan atau gunakanlah transportasi umum.

Tetapi bagaimana dengan kendaraan listrik? Kendaraan listrik mengandalkan kWh per Km tidak menggunakan Km/Liter layaknya mobil konvensional. Nah,  jika Anda mempertimbangkan untuk membeli EV, penting untuk mengetahui cara kerjanya.

Apa itu kWh? Ini adalah pengukuran listrik yang setara dengan jumlah energi yang dikeluarkan dalam satu jam per satu kilowatt. Dengan demikian, peringkat kWh/Km bertujuan untuk menentukan efisiensi EV dengan cara yang sama seperti peringkat Km/L berlaku untuk kendaraan konvensional.

Anda perlu memahami unit untuk memahami konsumsi daya kendaraan listrik dalam hal berapa Km yang dapat ditempuh dengan satu Kilowatt-hour (kWh).

Ukuran sebenarnya mewakili kilowatt, yaitu watt dikalikan dengan jam. Satu kW sama dengan seribu Watt. Itu berarti bahwa untuk setiap jam mobil Anda berjalan dengan kecepatan penuh dan menggunakan daya maksimum, ia telah menghabiskan satu kWh listrik.

Misalkan saat Anda mengendarai EV ke atas bukit  dengan tanjakan atau sambil menarik beban berat seperti mengangkut penumpang dan kargo, perkirakan konsumsi energi akan meningkat secara dramatis. Ini terjadi karena tugas-tugas ini membutuhkan lebih banyak energi daripada mengemudi di jalan datar tanpa tanjakan  atau rintangan.

Selain itu, jika baterai Anda mulai melemah, mobil akan secara otomatis mengurangi konsumsi daya untuk mencegahnya terkuras sepenuhnya.

Perbedaan Antara kWh/Km dan Km/L?

Kita sudah tahu bahwa kWh per Km adalah ukuran efisiensi energi yang membandingkan daya yang digunakan untuk menggerakkan kendaraan dengan jarak yang ditempuhnya. Misalnya, jika Anda memiliki mobil listrik dan menggunakan 10 kWh listrik untuk setiap jarak tempuh, konsumsi energi Anda akan menjadi 10 kWh/Km (kWh/Km). 

kWh per Km bukanlah ukuran efisiensi energi; itu menunjukkan jangkauan kendaraan listrik. Jika Anda mempertimbangkan untuk membeli mobil bertenaga listrik dan ingin tahu berapa Km yang dapat ditempuh sebelum perlu diisi ulang, lihat spesifikasi baterai dan peringkat dayanya.

Penting untuk dicatat bahwa untuk kendaraan listrik, biaya per kWh lebih kecil sedikit dari harga bahan bakar  bensin.  Di Indonesia PLN menetapkan harga  satu  kWh  Rp. 2.466, sedangkan jika dibandingkan harga 1 liter bensin Rp. 7.650.  EV bisa menempuh 3 km  hingga 9 Km per kWh, yang berarti biaya rata-rata per Km bisa sekitar Rp.500. 

Di sisi lain, misal jika kita bandingkan dengan mobil berbahan bakar bensin pertalit  dengan efisiensi 13 Km/liter, maka biaya per 1 Km nya adalah Rp. 590. 

Dengan perbandingan diatas, Anda bisa mendapatkan petimbangan untuk memilih jenis mobil impian Anda. Namun demikian, masih banyak faktor lain yang bisa Anda jadikan rujukan untuk meliha keuntungan dan kerugian mobil listrik dengan mobil bahan bakar konvensional.

0 Response to "Mengetahui Perbedaan Km/L Dan kWh/Kilometer Untuk Mobil Bensin Serta Mobil Listrik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel ( hapus sementara )

Iklan Tengah Artikel 1 ( hapus sementara )

Iklan Tengah Artikel 2 ( hapus sementara )

Iklan Bawah Artikel ( hapus sementara )