Fakta - Fakta Seputar Otomotif Yang Jarang Diketahui Pada Perang Dunia II

Perang dunia II atau perdang dunia kedua adalah sebuah perang global yang berlangsung mulai dario tahun 1939 sampai 1945. Perang ini melibatkan banyak sekali negara di dunia —termasuk semua kekuatan - kekuatan  besar, yang pada akhirnya membentuk dua aliansi militer yang saling bertentangan yaitu aliansi Sekutu dan Poros.

Perang ini merupakan perang terluas dalam sejarah yang melibatkan lebih dari 100 juta orang di berbagai pasukan militer di dunia. Perang dunia kedua bukanhanya menyisahkan kesedihan karena korban jiwa yang mati mencapai 50 sampai 70 juta orang, namun ternyata ada sisi lain mengenai fakta - fakta seputar otomotif.

Seperti yang kita ketahui jauh sebelum perang dunia kedua meletus, beberapa pabrikan - pabrikan otomotif dunia ( termasuk Eropa, Asia dan Amerika ) telah berdiri. Sehingga tidak dapat dipungkiri jika produk - produk mereka digunakan sebagai kendaraan perang.

Bukan hanya itu, perdang dunia kedua juga menjadi cikal bakal berdirinya pabrikan otomotif yang awalnya hanya perusahaan elektronik. Jadi ternyata perang dunia kedua juga menjadi momen penting untuk beberapa pabrikan otomotif di dunia.

Berikut ini adalah fakta - fakta seputar otomotif yang jarang diketahui pada Perdang Dunia  II yang kami kutip dari jawaban Brian Stevianus terkait pertanyaan apa fakta yang jarang diketahui tentang perang dunia kedua.


1.  Ducati



Ducati adalah perusahaan yang awalnya memproduksi radio untuk kepentingan militer Italia selama Perang Dunia II. Nama asli perusahaannya adalah  Societa Scientifica Radio Brevetti Ducati yang didirikan pada 4 Juli 1926.

Perusahaan ini tumbuh dengan cepat, produk pertamanya yaitu  sebuah kondensor mika yang  memiliki kualitas  sangat bagus sehingga segera mendominasi pasar dunia. Pada 1940, Ducati memiliki lebih dari 7000 karyawan.

Selama Perang Dunia II  pabrik Ducati terlibat dalam memproduksi produk-produk untuk Angkatan Darat sepertyi  peluru, bagian-bagian senapan mesin dan radio militer. Karena hal ini,  pada tanggal  12 Oktober 1944, fasilitas canggih Ducati menjadi sasaran Sekutu sebagai pabrik senjata. "Pancake Operation" telah membom dan menghancurkan pabrik.

Untungnya, Ducati diam-diam memindahkan semua mesin dan telah bekerja di fasilitas terpencil dengan ide-ide untuk produk-produk pasca perang yang berguna hingga saat ini.



2. BMW


BMW memfokuskan pengembangan dan produksi mesin pesawat selama Perang Dunia II, mereka menggunakan tenaga kerja paksa yang umumnya berasal dari kamp - kamp konsentrasi Nazi Jerman.

Dalam pernyataann di hari ulang tahun ke 100 BMW  di Munich, mengakui merasakan "penyesalan mendalam" atas "penderitaan luar biasa" yang ditimbulkannya dengan menggunakan tenaga kerja dari para budak Nazi untuk untuk membuat alat - alat pembunuh yang digunakan Adolf Hitler selama Perang Dunia II.

Di bawah rezim Sosialis Nasional tahun 1930-an dan 40-an, BMW AG beroperasi secara eksklusif sebagai pemasok untuk industri senjata Jerman.


3. Jeep


Jeep diproduksi sekitar 650,000 unit selama Perang Dunia II berjalan, angka ini jauh lebih banyak dibandingkan kendaraan lain seperti  sepeda motor, kapal, tank dan  bahkan hingga pesawat.

Jeep memainkan peran militer utama di seluruh teater operasi Eropa dan Pasifik. Semua sekutu juga menggunakan kendaraan Jeep, termasuk Rusia, di mana lebih dari 5.000 kendaraan dikirim untuk membantu upaya perang mereka.

Jeep digunakan untuk transportasi pasukan, platform senjata, ambulans, mobil komando, pengintaian, dan menarik trailer pasokan dan banyak lagi. Sehingga pada Perang Dunia II   tempat bagi Jeep menjadi terkenal sebagai kendaraan militer Angkatan Darat A.S.

4. Ford


Ford divisi Jerman, memproduksi beberapa peralatan dan kendaraan perang untuk militer Nazi Jerman pada Perang Dunia II. Beberapa pabrik Ford Jerman menggunakan tenaga kerja paksa seperti yang dilakukan oleh BMW.

Baik General Motors dan Ford bersikeras bahwa mereka  tidak bertanggung  jawab atas operasi anak perusahaannya di  Jerman saat itu  yang menguasai 70 persen pasar mobil Jerman. Saat pecahnya perang pada tahun 1939,  dengan cepat Ford Jerman menjadi pemasok bahan - bahan  perang bagi tenatara Nazi.


5. KTM


Selama Perang Dunia II berlangsung, perusahaan KTM secara keseluruhan dipegang oleh istri dari pendirinya yang bernama Johann Trukenpolz. KTM memfokuskan dalam reparasi mesin diesel pada saat itu.


Setelah perang, permintaan untuk pekerjaan perbaikan turun tajam dan perusahaannya  mulai berpikir untuk memproduksi sepeda motor sendiri. Prototipe sepeda motor pertamanya yaitu R100 yang  dibangun pada tahun 1951.

Komponen sepeda motor diproduksi di rumah, kecuali untuk mesin Rotax yang dibuat oleh Fichtel & Sachs. Produksi serial R100 dimulai pada tahun 1953. Dengan hanya 20 karyawan, satu sepeda motor dirakit  dalam waktu  tiga hari.

6. Harley Davidson


Pada 23 Maret 1942, Harley-Davidson mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan penjualan 45 model solo inci kubik kepada para dealernya. Seperti pabrikan lainnya juga,  selama Perang Dunia II, Harley-Davidson menggeser sebagian besar produksinya untuk mendukung upaya perang.

Selama perang, Harley-Davidson menghasilkan sekitar 60.000 model WLA untuk militer dan mengubah Service School menjadi Quartermaster School yang beralih menjadi tempat  melatih mekanik militer.

Dari 1941-1946, model sepeda motor tidak berubah ini  karena banyaknya kekurangan akibat perang, seperti  cat yang sulit didapat. Selain itu, saat itu juga sangat sulit untuk membeli sepeda motor baru walaupun ada yang mampu melakukannya.

Sebagian besar sepeda motor yang diproduksi selama rentang waktu tersebut  lebih banyak dikirim ke Angkatan Darat dan yang dijual pada masyarakat umum menjadi prioritas yang kedua.

7.  Mitsubishi


Mitsubishi menciptakan prototipe sedan untuk kepentingan militer yang dinamakan PX33, yang dimana menjadikannya mobil penumpang pertama asal Jepang yang menggunakan teknologi four-wheel drive. Mitsubishi juga memproduksi pesawat dan kapal perang pada saat Perang Dunia II.
Mitsubishi PX33 banyak digunakan oleh  militer  pemerintah Jepang pada tahun 1934.

Namun sayang  seluruh proyek PX33 dibatalkan pada tahun 1937 setelah pemerintah memutuskan untuk memprioritaskan kemampuan manufaktur Mitsubishi pada pengembangan komersial truk dan bus. Pada tahun 1937, perusahaan Jepang lainnya, Tokyu Kurogane Kogyo mulai memproduksi mobil penggerak empat roda yang lebih kecil yang disebut Kurogane Type 95.

8. Brand Volkswagen


Adolf Hitler merupakan orang yang mencetuskan ide proyek mobil rakyat yang kita kenal sekarang sebagai brand Volkswagen, Ferdinand Porsche yang juga merupakan pendiri brand Porsche menjadi orang terpenting dalam proyek mobil rakyat ini.

Perusahaan ini didirikan  pada 28 Mei 1937 di Jerman dengan nama, "Gesellschaft zur Vorbereitung des Deutschen Volkswagens mbH". Namun sejarah merek tersebut dapat ditelusuri kembali pada tahun 1933.

Dalam sebuah pameran mobil di Berlin, Adolf Hitler mengemukakan gagasan mobil yang terjangkau bagi masyarakat pada saat itu. Ini dilakukan untuk mendukung gagasan membangun Negara. Akhirnya ide tersebut disetujui karena memang ini akan sangat berpengaruh terhadap kemajuan Jerman pada saat itu. Salah satu visinya adalah untuk mendorong  orang-orang Jerman agar membeli kendaraan yang cepat namun terjangkau harganya sekitar  1000 Reich (sekitar $ 140).

Kami sudah mengulasnya lebih detail pada artikel sebelumnya tentang " Sejarah Mobil Volkswagen Dan Evolusi Logonya".

9. Desain VW Kodok 


Desain Volkswagen Beetle atau VW Kodok pernah dituntut oleh perusahaan otomotif asal Cekoslowakia ( sekarang republik Ceko ), Tatra.  Ini karena  mereka menilai bahwa VW telah meniru desain milik mereka. Lantas  apa yang terjadi kemudian? Nazi Jerman menginvasi Cekoslovakia.

Tidak ada keraguan bahwa Volkswagen Tipe 1 itu memiliki kemiripan yang mencolok dengan Tatra . Tatra pun  meluncurkan gugatan, tetapi ini terhenti  ketika Jerman menginvasi Cekoslowakia.

Pada saat yang sama, Tatra terpaksa berhenti memproduksi T97. Masalah ini dibuka kembali setelah Perang Dunia II dan pada 1965 Volkswagen membayar kepada Tatra sebanyak 1.000.000 Deutsche Marks dalam penyelesaian di luar pengadilan.

10. Toyota 


Toyota menciptakan prototipe mobil 4x4 versi mereka untuk menyaingi Jeep yang bernama AK10, prototipe ini menjadi cikal bakal mobil yang legendaris bernama Land Cruiser.

Awal mulanya pada tahun 1941, pejabat Jepang menemukan sebuah mobil Jeep Tentara Amerika di sebuah pulau di luar Filipina. Lantas pejabat tersebut  mengirimkan  kendaraan tersebut  ke Jepang dan menginstruksikan Toyota untuk membuat kendaraan yang sama tetapi  harus ada yang berubah.

Pendiri Toyota, Kiichiro Toyoda secara terbuka menyatakan mimpinya tentang mobil buatan Jepang seperti yang dilakukan Ford dan Chevrolet. Mobil yang berkualitas dan berkinerja tinggi namun ekonomis bagi rakyat Jepang.

Mimpinya diwujudkan pada tahun 1953 ketika Land Cruiser masuk ke produksi massal dan selang  enam tahun kemudian, Land Cruisers mulai dijual di Amerika.

11. Mercedes Benz


Mercedes-Benz sudah memproduksi mobil 6x6 sejak masa Perang Dunia II dengan model W31, jauh sebelum produksi G-wagon 6x6 mereka. Mobil ini dipakai oleh petinggi Nazi Jerman seperti Adolf Hitler.

Mercedes-Benz W31 tipe G4 adalah kendaraan off yang memiliki poros axle 3 buah ( ini karena berpenggerak 6x6 ) buatan Jerman yang pertama kali diproduksi oleh Mercedes-Benz sebagai mobil staf / komando untuk Wehrmacht pada tahun 1934.

Mobil-mobil tersebut dirancang sebagai mobil touring tujuh kursi atau sedan tertutup. Fungsi  utamanya  digunakan oleh tentara pangkat atas  rezim Nazi dalam parade dan inspeksi. Ini tidak digunakan untuk operasi umum oleh tentaranya karena harganya yang dianggap mahal.

0 Response to "Fakta - Fakta Seputar Otomotif Yang Jarang Diketahui Pada Perang Dunia II "

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel