Keselamatan Kerja Yang Harus Dipatuhi Saat Memeriksa Baterai Kendaraan

Baterai termasuk salah satu komponen pada kendaraan yang beresiko mencelakai seseorang. Anggap saja pada saat melakukan langkah pemeriksaan baterai, seorang mekanik tidak mematuhi rambu - rambu keselamatan kerja. Ini akan berakibat fatal terhadap mekanik tersebut dan juga bagi kendaraan.

Baterai terdiri dari cairan yang ada didalamnya dan bekerja secara reaksi kimia. Bahan - bahan yang ada juga berbahaya. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya sebagai seorang mekanik harus memperhatikan segala resiko yang terjadi saat melakukan pemeriksaan baterai. Untuk mencegah hal - hal yang tidak diinginkan, maka kita harus bekerja sesuai SOP dan mengutamakan keselamatan.

Berikut ini adalah keselamatan kerja yang harus dipatuhi saat memeriksa baterai kendaraan.

1) Baterai pada umumnya berukuran besar dan berisi larutan asam sulfat, oleh karena itu harus hati-hati jangan sampai cairan baterai mengenahi pakaian, kulit maupun kendaraan.

2) Saat melepas baterai untuk menguji baterai perlu diperhatikan keamanan awal yang diperlukan untuk menghindari pemakai atau kerusakan alat elektronik akibat pelepasan baterai.

3) Gunakan alat pelindung atau alat pengaman, termasuk pemakaian alas kaki yang sesuai dan pelindung mata.

4) Putuslah hubungan kabel baterai pada saat anda akan memperbaiki beberapa bagian dari suatu sistem rangkaian kelistrikan.

5) Lepas hubungan terminal baterai ke ground ( bodi ) terlebih dahulu, karena bila melepas terminal positip akan kemungkinan terjadi hubungan pendek melalui kunci ke kodi kendaraan.


keselamatan kerja pemeriksaan baterai


6) Ingatlah baterai mudah menimbulkan arus energi listrik pada tenggang tinggi, sehingga jam tangan logam perhiasan dan gelang sebaiknya tidak dikenakan pada saat anda bekerja dengan baterai.

7) Gas yang keluar dari bagian atas sel baterai selama proses pengisisan dan pengosongan bersifat mudah meledak, jangan menyalakan korek atau merokok dekat lokasi pengisian baterai.

8) Sebelum menghubungkan pengisian baterai, kedua terminal baterai positif dan negatif harus dilepaskan dari sistem rangkaian elektronik.

9) Pada saat melakukan pengisian baterai, anda membutuhkan udara yang bersih dan ventilasi udara yang bebas dari bunga api atau kemungkinan terjadi kebakaran.

10) Apabila baterai anda memiliki lubang ventilasi pengaman jangan buka tutup penyumbatnya ketika melakukan proses pengisian, bila baterai anda tidak memiliki lubang pengaman, bukalah tutup
penyumbatnya agar gas hodrogen yang dihasilkan pada saat proses pengisian dapat keluar.

11) Jangan melepas atau menghubungkan terminal baterai saat alat pengisian bekerja. ini akan menyebabkan munculnya bunga api dan menyalakan/membakar gas hidrogen yang ada dalam
baterai.

jangan melepas kabel pengisian baterai


12) Jangan meniup baterai dengan aliran udara, compresor udara dapat membuka tutup sel dan menyebarkan larutan elektrolit ke tubuh anda.

13) Untuk pencegahan yang aman, jangan salah memasang posisi terminal baterai, ini akan membalik polarisasi dan mengakibatkan rusaknya alternator dan sistem elektronik yang mempergunakan semikonduktor.

14) Untuk pencegahan, jangan salah memasang posisi terminal baterai, ini akan membalik polarisasi arus yang akan merusak alternator dan sistem kelistrikan yang menggunakan semi konduktor.

0 Response to "Keselamatan Kerja Yang Harus Dipatuhi Saat Memeriksa Baterai Kendaraan"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel