Jenis - Jenis Transmisi Yang Digunakan Pada Mobil

Tenaga yang dihasilkan oleh mesin tidak dapat langsung ditransferkan ke roda - roda penggerak. Ini karena sangat berkaitan dengan kenyamanan dalam berkendara. Kebayang kan ? jika ada sebuah mobil yang tidak bisa hidup saat mobil berhenti ? atau mobil yang mempunyai kecepatan konstan ( tidak bisa kecepatan rendah dan tidak bisa kecepatan tinggi ). Ini sangat merugikan dan tidak akan memberikan kenyamanan bagi para meliknya.

Untuk menambah kenyaman dan memungkinkan kendaran melakukan beragam aktifitas, maka digunakanlah transmisi pada mobil. Fungsi transmisi pada mobil yaitu :

  • Merubah momen
  • Merubah kecepatan kendaraan
  • Memungkinkan kendaraan bergerak mundur
  • Memungkinkan kendaraan diam saat mesin hidup ( posisi netral )
Dari awal perkembangan mobil hingga saat ini, transmisi memiliki beragam jenis yang mempunyai keunggulan berbeda - beda. Pada artikel ini kita akan mengupas jenis - jenis transmisi yang digunakan pada mobil. 

A. Transmisi Manual ( Selective Gear Transmision )

Ini adalah jenis transmisi yang mekanisme pemindahannya masih manual ( menggunakan bantuan pengemudi ). Ciri khas dari transmisi manual adalah adanya tulisan angka ( sign ) 1,2,3,4,5 dan R ( Reverse ) pada shift levernya. 

Transmisi manual terbagi menjadi 3 jenis, yaitu :

1. Sliding Mesh Type
transmisi manual jenis slidingmesh

Ini adalah jenis transmisi generasi pertama yang digunakan pada mobil. Pada tipe ini shift arm menggerakkan langsung roda gigi percepatan yang terpasang pada spline main shaft untuk menghubungkan dan memutuskan hubungan antara gigi percepatan dengan gigi countergear. 

Jika kita sederhanakan, mekanisme kerja transmisi ini adalah saat masuk gigi maka gigi harus bergeser agar berkaitan. Hal inilah yang membuat transmisi slidingmesh mempunyai suara yang kasar dan tidak cocok diterapkan untuk putaran kecepatan tinggi. Bukan hanya itu, proses masuk giginya juga sulit. Baca juga Fungsi Komponen - Komponen Transmisi Manual

2. Constan Mesh Type
transmisi manual jenis constanmesh


Pada transmisi tipe ini secara mekanisme kerja lebih baik dari pada jenis slidingmesh. Seperti pada gambar diatas  bahwa ketika kendaraan masuk pada gigi 1 dan 2 maka roda gigi harus bergeser layaknya pada jenis sliding gear. Namun saat kendaraan masuk gigi 3 dan 4, sistem pemindahan giginya menggunakan sleeve ( kopling ) yang mana roda gigi akan tetap berada diporosnya ( tidak bergeser ) sehingga hal ini membuat kinerja transmisi sedikit lebih baik. 

3. Synchromesh Type
transmisi manual jenis syncromesh
Ini adalah tipe transmisi manual teranyar yang masih digunakan hingga saat ini. Secara mekanisme kerja, ini sangat lebih baik dibanding generasi terdahulunya. proses pemindahan gigi yang lembut serta suaranya yang tidak kasar membuat transmisi ini masih tetap dipertahankan hingga saat ini. Dengan mengandalkan mekanisme synchromesh, proses mekanisme pemindahan gigi dapat dilakukan kapan saja. 


B. Transmisi Automatis ( Automatic Transmision)

Ini adalah jenis transmisi yang bekerjanya secara otomatis. Salah satu cara untuk membedakan pada mobil yang menggunakan transmisi automatic dengan yang manual adalah jika transmisi automatis tidak mempunyai pedal kopling. Selain itu pada bagian atas shift lever nya hanya tertulis D,N,R,S dan OD. Itu adalah sebuah tanda yang bisa kita pilih dalam berkemudi. 

Tranmisi automatic dalam perkembangannya sangat signifikan yang mana sudah dikombinasikan dengan kontrol elektronic yang bertujuan untuk memaksimalkan kinerja transmisi yang akan berdampak pada tingkat kenyamanan dalam berkendara.

Transmisi Automatis terbagi menjadi 3 jenis yaitu :

1. Fluid Type ( Full Hydrolic )

transmisi matic jenis control full hydrolic

Ini adalah generasi pertama transmisi automatic yang digunakan pada kendaraan mobil. Jenis transmisi ini bekerja secara penuh mengandalkan tekanan minyak ( fluida ) yang diperoleh dari kerja  torque conventer. 

2. Electronic Type
transmisi matic jenis control elektronic

Tipe transmisi ini pengembangan dari transmisi full hydrolik yang cara kerjanya menggunakan sebuah control elekronic. Pengontrol ini dinamakan TCM ( Transmisi Control Module ) yang mendapat inputan data dari beragam sensor. Data inilah yang dikelolah oleh TCM untuk memberikan tegangan output terhadap contorl hydolik. 

3. CVT ( Continous Variable Transmision )

transmisi matic jenis CVT

Ini adalah generasi tranyar dari perkembangan transmisi automatic. Cara kerja transmisi jenis ini berbeda dengan yang menggunakan jenis automatic hydrolik, jenis CVT menggunakan sebuah sabuk  ( Chain ) fleksibel yang terhubung pada kedua puli. Prinsip kerjanya adalah dari perbandingan kedua puli yang dapat berubah  ubah diameternya.

0 Response to "Jenis - Jenis Transmisi Yang Digunakan Pada Mobil"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel