Panduan Cara Mudah Memeriksa Kebocoran Arus Pada Kendaraan

lksotomotif.com - Pernahkah Anda mendapati mobil mogok karena aki soak, padahal malamnya mobil masih bisa jalan dengan normal? Atau Anda baru saja ganti aki baru, tapi dalam beberapa hari aki tersebut sudah kehilangan dayanya?

Jangan langsung menyalahkan kualitas aki Anda. Bisa jadi, mobil Anda sedang mengalami fenomena kebocoran arus atau yang di dunia otomotif sering disebut sebagai parasitic draw

Apa Itu Kebocoran Arus pada Mobil?

Secara alami, saat mobil dimatikan dan dikunci, komponen elektronik seperti jam di dashboard, memori audio, dan sistem alarm memang tetap menyedot listrik dalam jumlah yang sangat kecil (biasanya di bawah 50 miliampere atau 0,05 Ampere).

Kebocoran arus terjadi ketika ada komponen elektronik atau jalur kabel yang terus-menerus menyedot arus listrik melebihi batas wajar saat mesin mobil mati total. Akibatnya, cadangan listrik di dalam aki terkuras habis tanpa adanya pengisian dari alternator.

Panduan Memeriksa Kebocoran Arus Pada Kendaraan

A. Alat yang dibutuh:

  1. Multimeter digital (minimal bisa ukur DC 10A atau 20A)
  2. Obeng/kunci pas buat lepas terminal aki (biasanya 10mm)

B. Cara Cek Kebocoran Arus (Parasitic Drain Test) 

  1. Matikan semua: kontak OFF total, lampu mati, charger HP lepas, alarm kalau bisa dimatiin sementara.
  2. Tunggu 10-15 menit biar sistem "tidur" (ECU, immobilizer, dll. mati mode standby).
  3. Buka kap mesin/motor, bersihin terminal aki biar kontak bagus.
  4. Setting multimeter: Putar knob ke mode DC Ampere (A dengan garis lurus + putus-putus). Pilih range tertinggi dulu (10A atau 20A). Kalau ada jack khusus ampere, colok kabel merah ke jack "10A" atau "20A", kabel hitam ke "COM".
  5. Hubungkan multitester secara seri dengan cara, 
  6. Lepas kabel negatif (-) aki dari terminalnya. Jangan lepas positif!
  7. Colok kabel merah multimeter ke terminal negatif aki (yang di aki).
  8. Colok kabel hitam multimeter ke kabel negatif yang tadi dilepas (yang ke massa/body).

Sekarang multimeter nyambung seri di jalur negatif.

cara memeriksa kebocoran arus pada mobil


C. Membaca Hasilnya

Lihatlah  angka yang ditujukkan pada  multimeter.

- Ninlai Normal:

  • Motor: di bawah 0.05A (50mA) atau bahkan mendekati 0.00A.
  • Mobil: di bawah 0.05A - 0.1A (50-100mA) max, tergantung ada alarm atau tidak.

Arus megalami kebocoran yang tinggi jika hasilnya  lebih dari nilai diatas (misal 0.2A ke atas). Jika ini terjadi maka aki akan mengalami kekurangan tegangan dalam semalam ( tekor ).

* Jika hasil pembacaan multimeter minus (-), balik kabel merah-hitam.

Mencari Sumber Kebocoran Arus

Jika dipastikan terjadi kebocoran arus, maka harus segera dilakukan perbaikan dengan mencari sumber masalahnya. Berikut triknya

- Fuse pulling method

  • Biarkan multimeter tetap terhubung dan  arus masih kelihatan
  • Cabut satu persatu fuse di box fuse (mulai dari amper  terkecil).
  • Setiap mencabut fuse, pantau nilai pada multimeter. Jika arus tiba-tiba drop ke angka normal, maka  fuse tersebut yang bermasalah (rangkaian tersebut bocor).

- Relay Cek , dengan cara cabut pasang satu persatu.

Penyebab umum yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor yaitu :

  • kiprok rectifier rusak
  • Alarm aftermarket kwalitas buruk
  • Turn Signal LED kwalitas buruk
  • Wiring  terkelupas dan short ke body
  • Audio/clock yang bekerja secara terus menerus
  • Stator alternator short

Tips Mencegah Aki Tidak Mudah Tekor 

  • Sering mengecek tegangan aki, jika  mesin mati harus 12.6V, mesin nyala 13.5-14.5V (alternator ngecas).
  • Jika  motor/mobil sering diparkir lama, pasang trickle charger atau solar panel kecil untuk  maintaince.
  • Bersihin terminal aki tiap bulan, gunakan  grease untuk melumasi terminal agar tidak mudah karat.
  • Aki yang sudah berumur 2-3 tahun akan lebih baik jika diganti.


0 Response to "Panduan Cara Mudah Memeriksa Kebocoran Arus Pada Kendaraan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel