Sistem Anti Pencurian ( Imobilizer Dan Alarm ) Pada Toyota Calya

lksotomotif.com - Semakian hari semakin banyak tingkat kriminalitas dimana - mana. Salah satu dampak dari kenaikan tersebut adalah seringnya terjadi pencurian kendaraan bermotor. Pencuri selalu memiliki akal dan stragi untuk mencuri kendaraan yang ditarget.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pabrikan otomotif telah melengkapi sistem anti pencurian pada mobil - mobil buatannya. Diantaranya sistem yang tertanam pada mobil yaitu imobilizer dan alarm. Kedua teknologi ini dinilai memiliki peran penting sebagai pencegah terjadinya pencurian hingga saat ini. 

Imobilizer 

Kunci kendaraan mempunyai chip transponder di dalamnya, agar mesin tidak dapat dihidupkan bila kunci tersebut belum didaftarkan dalam komputer kendaraan. Jangan pernah menyimpan kunci di dalam kendaraan ketika Anda meninggalkan kendaraan. Sistem ini dirancang untuk membantu mencegah pencurian kendaraan tetapi tidak menjamin keamanan sepenuhnya terhadap segala penyusup.

Lampu indikator berkedip setelah kunci dilepas dari kunci kontak untuk menunjukkan bahwa sistem sedang bekerja. Lampu indikator akan padam setelah kunci yang terdaftar dimasukkan ke dalam kunci kontak untuk menunjukkan bahwa sistem dibatalkan.

alarm dan imobilizer toyota calya

Perawatan sistem Imobilizer
Kendaraan memiliki sistem engine immobilizer jenis bebas perawatan.

Kondisi yang dapat menyebabkan sistem malfungsi.
  • Bila bagian pegangan kunci yang bersentuhan dengan benda logam
  • Bila kunci terlalu dekat dengan atau menyentuhkan kunci untuk sistem keamanan (kunci dengan chip transponder yang dibuat menyatu)
Jangan memodifikasi atau melepas sistem. Bila memodifikasi atau melepas, pengoperasian sistem yang benar tidak digaransi.


Alarm

Alarm menggunakan lampu dan suara untuk memberikan peringatan ketika terdeteksi adanya penyusup.

Alarm akan terpicu dalam situasi berikut ketika alarm telah disetel:
  • Pintu yang terkunci dibuka pengunciannya dan dibuka dengan cara selain menggunakan wireless remote control.
  • Kap mesin dibuka.

Pengaturan Alarm

Alarm akan diaktifkan dalam keadaan berikut:
  • Tutup pintu dan kap mesin, serta kunci semua pintu menggunakan wireless remote control.
  • Ketika pintu terkunci secara otomatis oleh fitur keamanan


Menonaktifkan atau mematikan alarm

Lakukan salah satu berikut ini untuk menonaktifkan atau mematikan alarm:
  • Buka penguncian pintu menggunakan wireless remote control.
  • Putar kunci kontak ke posisi "ON", atau hidupkan mesin.

Perawatan Sistem Alarm

Kendaraan memiliki sistem alarm  tidak memerlukan perawatan. Dengan demikian, Anda tidak perlu melakukan perawatan berkala. Kerusakan yang paling umum pada sistem alarm adalah baterai remote yang habis. Cara penggantiannya pun sangat mudah, Anda bisa menggantinya secara sendiri.

Untuk mencegah memicu alarm dan pencurian kendaraan yang tidak diinginkan, pastikan berikut ini:
  • Tak ada seorangpun di dalam kendaraan.
  • Jendela ditutup sebelum alarm diatur.
  • Tidak terdapat barang berharga atau barang pribadi lain yang tertinggal di dalam kendaraan.


Pemicu alarm

Alarm mungkin terpicu oleh beberapa situasi berikut:

  • Ketika baterai dilepas Pastikan untuk menonaktifkan sistem alarm.
  • Jika baterai dilepaskan sebelum menonaktifkan sistem alarm, alarm dapat terpicu ketika baterai dihubungkan kembali.

0 Response to "Sistem Anti Pencurian ( Imobilizer Dan Alarm ) Pada Toyota Calya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel ( hapus sementara )

Iklan Tengah Artikel 1 ( hapus sementara )

Iklan Tengah Artikel 2 ( hapus sementara )

Iklan Bawah Artikel ( hapus sementara )