Daftar Data Stream / Data List Mobil Toyota Avanza

Daftar Data Stream / Data List Mobil Toyota Avanza


lksotomotif.com - Data stream atau data list adalah data rujukan yang digunakan oleh teknisi untuk mengetahui nilai standar pada komponen / sensor yang terdapat di mobil. Data ini menjadi panduan agar mekanik dapat mengetahui setiap kerusakan komponen.

Adapun cara mengetahui kerusakan yang terjadi adalah dengan membandingkan data real (aktual ) dengan data stream. Jika data terdapat selisih yang jauh atau tidak masuk nilai yang ditetapkan maka kesimpulannya bahwa komponen tersebut rusak.

Contohnya seperti ini, misal pada data stream tegangan baterai standar yaitu 11 - 14 Volt, namun setelah dilakukan pengukuran tegangan oleh teknisi ternyata tegangan aktualnya yaitu 10 Volt. Maka kesimpulannya bahwa baterai sudah rusak. 

Pada artikel ini, kami akan memberikan tabel data stream mobil Toyota Avanza yang bisa anda gunakan sebagai rujukan ketika melakukan perbaikan atau analisa dengan bantuan scan tool / scanner.

Persiapan Sebelum  Melakukan Pengecekan

Dalam tabel di bawah ini, daftar nilai dalam Kondisi Normal hanya merupakan referensi saja. Jangan semata-mata tergantung pada nilai-nilai ini ketika menentukan rusak tidaknya part.

  1. Panaskan mesin
  2. Putar switch pengapian ke OFF
  3. Hubungkan intelligent tester ke DLC3
  4. Putar switch pengapian ke-ON dan hidupkan tester ke-ON
  5. Pilih menu item berikut ini: Powertrain / Engine / Data List
  6. Periksa hasilnya dengan referensi ke tabel di bawah ini
Display TesterItem/Range PengukuranKondisi Normal *1
InjectorPeriode injeksi silinder No. 1 / Min.: 0 ms
     Maks.: 32,64 ms
1,4 sampai 2,5 ms: Idling saat mesin dingin
     1,0 sampai 1,8 ms: Idling dengan
     pemanasan mesin
IGN AdvanceTiming pengapian advance untuk silinder No. 1 /
     Min.: -64°
     Maks.: 63°
0 sampai 10° BTDC: Idling (posisi netral)
Knock corr. advance angleNilai koreksi kontrol knock: Min.: 0°CA
     Maks.: 90°CA
0 sampai 3°CA: Idling
IAC Duty RatioDuty ratio katup kontrol putaran idle:
     Min.: 0 %
     Maks.: 100 %
6 sampai 14 %: Idling (OFF A/C, Posisi netral)
     20 sampai 60 %: Idling (A/C ON, Posisi netral)
IAC Learning ValueLearned Idle Speed Control (ISC) valve step value:
     Min.: 0 %
     Maks.: 100 %
6 sampai 14 %: Idling
IAC Step POSIdle Speed Control (ISC) step position saat ini:
     Min.: 0
     Maks.: 255
-
AFMTekanan (absolute) intake manifold:
     Min.: 0 kPa
     Maks.: 255 kPa
70 sampai 104 kPa: Switch pengapian ON (Mesin tidak   dihidupkan)
     20 sampai 40 kPa: Idling
PIMTekanan intake manifold aktual Min.: 0 kPa
     Maks.: 255 kPa
80 sampai 110 kPa: Switch pengapian ON (Mesin tidak   dihidupkan)
     20 sampai 40 kPa: Idling
Engine SPDPutaran Mesin: Min.: 0 rpm
     Maks.: 16.383 rpm
700 sampai 800 rpm (posisi netral): Idling
Coolant TempTemperatur pendingin mesin Min.: -40°C (-40,00°C) Maks.: 215°C   (215,00°C)80° sampai 102 °C (176° sampai 101,67°C):
     Setelah mesin dipanaskan:
Intake Air TempTemperatur udara masuk: Min.: -40°C (-40,00°C) Maks.: 215°C   (215,00°C)Sama dengan temperatur sekitar
Throttle POSSensor posisi throttle absolute: Min.: 0 %
     Maks.: 100 %
· 0   sampai 15 %: Thottle tertutup penuh
     · 70   sampai 100 %: Katup throttle terbuka penuh
IDL SIGStatus posisi idling sensor posisi throttle:
     ON atau OFF
· ON:   Thottle tertutup penuh
     · OFF:   Throttle terbuka
Vehicle SPDKecepatan kendaraan Min.: 0 km/jam
     Maks.: 255 km/jam
Kecepatan kendaraan aktual
O2S B1 S1Output voltase sensor heated oxygen untuk sensor 1:
     Min.: 0 V
     Maks.: 1,275 V
0.1 hingga 0,95 V: Pengendaraan (50 km/jam, 31 mph)
O2FT B1 S1Short-term fuel trim yang dihubungkan dengan sensor 1: Min.:   -100 %
     Maks.: 100 %
-20 sampai 20 %
O2S B1 S2Output voltase sensor oksigen untuk sensor 2:
     Min.: 0 V
     Maks.: 1,275 V
0.1 hingga 0,95 V: Pengendaraan (50 km/jam, 31 mph)
O2FT B1 S2Short-term fuel trim yang dihubungkan dengan sensor 2: Min.:   -100 %
     Maks.: 100 %
10 sampai 70 %:
     Putaran mesin tetap 2.500 rpm
Status O2SSatus rasio udara-bahan dibanding dengan level   stoichiometric:
     Kurus atau Gemuk
Kurus atau Gemuk
Total FT #1Total fuel trim: Min.: 0,
     Maks.: 2
0,5 sampai 1,4 Idling
Trouble Code FlagStatus deteksi DTC: ON atau OFFOFF: Sistem normal
Voltase bateraiVoltase baterai: Min.: 0 V
     Maks.: 65,535 V
11 sampai 14 V
Elect Load SIGSinyal beban kelistrikan :
     ON atau OFF
· ON:   Switch lampu tail ON
     · ON:   Switch defogger ON
A/C SIGSinyal A/C : ON atau OFFON: A/C ON
PS SignalSinyal Power Steering : ON atau OFFON: Pada saat steering wheel dibelokkan
Stop Light SWSinyal lampu rem:
     ON atau OFF
ON: Pada saat rem dioperasikan
DriveStatus dari posisi shift lever (dalam posisi D):
     ON atau OFF
ON: Driving
VVT PositionSudut penggantian VVT: Min.: 0 °CA
     Maks.: 160 °CA
0 sampai 5°CA Idling
     0 sampai 10°CA: 3.000 rpm (kecepatan tetap)
VVT Request POSSudut bidikan VVT : Min.: 0 °CA
     Maks.: 160 °CA
0 sampai 5°CA Idling
     0 sampai 10°CA: 3.000 rpm (kecepatan tetap)
VVT OCV
     Operation Duty
Duty ratio kontrol VVT: Min.: 0 %
     Maks.: 100 %
20 sampai 50 %: Idling
VVT Angle Converted Val.Nilai konversi sudut VVT Min.: 0°CA
     Maks.: 160°CA
15 sampai 52°CA: Idling
Aliran Pembersih EvapDuty ratio kontrol EVAP (Purge) VSV:
     Min.: 0 %
     Maks.: 100 %
0 %: Switch pengapian ON (Mesin tidak dihidupkan)
     0 sampai 4 %: Idling
Purge corr. coefficientKoefisien koreksi dari pembersih EVAP:
     Min.: 0
     Maks.: 0.5
0: Idling dengan pemanasan mesin
VF MonitorKoreksi learned air-fuel ratio Min.: 0,75 V
     Maks.: 1,248 V
0,75 sampai 1,248 V

"*1: Jika kondisi idling tidak sesuai spesifikasi, pindahkan shift lever ke posisi netral,
matikan switch A/C dan matikan semua switch aksesori."

0 Response to "Daftar Data Stream / Data List Mobil Toyota Avanza"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel