Fungsi Kepala Silinder ( Head Cylinder ), Konstruksi Dan Jenis - Jenisnya

Mesin terdiri dari beberapa komponen yang memiliki fungsi masing - masing berbeda. Perbedaaan fungsi pada setiap komponen mesin mempunyai karaktersitik komponen tersendiri. Komponen pada mesin secara umum terbagi mejadi  2 jenis yaitu komponen yang dapat bergerak dan komponen yang tidak dapat bergerak.

Sesuai dengan judul diatas, bahwa kepala silinder ( Cylinder Head ) adalah  komponen yang masuk dalam kategori tidak bergerak. Fungsi kepada silinder adalah sebagai sebagai berikut :
a.  Mencegah kebocoran tekanan pembakaran.
b.  Penghantar panas pembakaran kependinginan.
c.  Sebagai saluran masuk dan keluarnya udara dan gas buang.
d.  Tempat kedudukan valve, injektor / busi  dan lain-lain.
e.  Menyalurkan pendinginan kesekitarnya.

fungsi kepala silinder

Pada beberapa jenis mesin, silinder mempunyai jumlah yang berbeda - beda. Pada mesin - mesin yang mempunyai kubikasi kecil (  kendaraan passanger ), jumlah silinder headnya 1 ( satu ). Yang mana pada setiap lubang silinder ditutup dengan menggunakan 1 ( satu ) silinder head. Jadi jika terjadi kerusakan pada salah satu lubang silindernya maka semua lubang silinder terbuka.

Namun pada beberapa jenis mesin yang berkubikasi besar ( truk ), desain kepada silindernya berbeda. Jenis yang digunakan adalah jenis segmen yang mana pada setiap 1 ( satu ) lubang silinder terpasang 1 silinder head ( didesain terpisah ). Tujuannya adalah sebagai efisiensi dalam perbaikan. Jadi, jika terjadi kerusakan hanya pada salah satu silinder saja, maka silinder tersebut yang hanya dibuka. Sepetti yang terlihat pada gambar dibawah.

kepala silinder jenis segmen
Kepala silinder jenis segmen

Material Kepala Silinder

Sebelumnya, pabrikan menggunakan besi cor untuk pembuatan kepala silinder. Saat ini, untuk mengurangi berat dan meningkatkan kinerja, pabrikan menggunakan paduan aluminium sebagai pilihan yang lebih tepat. Alasannya karena kepala silinder paduan aluminium mempertahankan suhu lebih seragam karena konduktivitas termal yang lebih baik. Selain itu  pabrikan juga  menggunakan  aluminium aloi pada blok silinder dan poros engkol.

Besi tuang yang digunakan  untuk mencetak kepala silinder sama dengan yang digunakan untuk mencetak blok silinder. Namun, komposisi paduan aluminium biasanya sangat berbeda. Mereka mengandung 3% tembaga, 5% silikon dan 0,5% mangan dalam aluminium-alloy.

Tembaga meningkatkan kekerasan dan kekuatan, ini karena sifat  aluminium dari waktu ke waktu kualitas pengerasannya berkurang karena  dimakan usia. Namun perlu diingat juga bahwa fungsi alumunium ini juga mengurangi ketahanan korosi. Ada paduan alternatif yang terdiri dari 4,5% silikon, 0,5% mangan dan 0,5% magnesium dalam paduan aluminium.

Type Kepala Silinder.

Kepala silinder dapat diklasifikasikan tergantung pada desain tata letak katupnya. Ada 3 jenis kepada silinder yaitu :

1. Loop Flow 

kepala silinder jenis loop flow

Pada jenis ini desain letak lubang katup masuk ( intake ) dan katup buang ( exhaust ) berada pada posisi yang bersebelahan. Selain itu lubang masuk dan keluarnya berada hanya pada satu sisi pada kepala silinder.

2. Cross Flow Offset
kepala silinder jenis offset crosh flow

Pada jenis crosh flow desain letak lubang katup masuk ( intake ) dan katup buang ( exhaust ) berada pada posisi juga bersebelahan dan mirip seperti pada type loop. Namun yang membedakan adalah saluran  lubang masuk dan keluarnya berada berseberangan pada kedua sisi kepala silinder.

3. In Line Flow 
kepala silinder jenis in line flow


Pada jenis yang terkahir ini desain katup masuk dan katup buang berseberangan ( berhadapan ). Lubang masuk dan buangnya juga berada pada sisi kepala silinder yang berbeda. Desain ini dipercaya dapat meningkatkan performa pada kendaraan namun harganya juga lebih mahal.

Demikianlah informasi lengkap yang dapat kami tulis mengenai fungsi kepala silinder, material kepada silinder dan jenis - jenis kepala silinder.

0 Response to "Fungsi Kepala Silinder ( Head Cylinder ), Konstruksi Dan Jenis - Jenisnya"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel