Cara Membedakan Terminal Positif Dan Terminal Negatif Pada Baterai Kendaraan

Baterai merupakan salah satu komponen kelistrikan pada kendaraan yang berfungsi sebagai sumber tegangan dan menyimpan tegangan. Dengan adanya baterai maka komponen - komponen kelistrikan pada kendaraan dapat berfungsi dengan baik. Namun jika baterai rusak, maka komponen - komponen kelistrikan ( baik itu kelistrikan mesin ataupun kelistrikan bodi ) tidak akan bekerja yang mengakibatkan kendaraan tidak berfungsi dengan baik bahkan bisa mengakibatkan mati mendadak.

Oleh karenya menjaga kapasitas baterai agar tetap maksimal adalah salah satu hal yang harus dilakukan oleh para pemilik kenardaraan. Sepertti membersihkan kerak baterai, mengisi ulang air baterai pada jenis baterai basah, mencharger jika baterai sudah terlalu drope, memperhatikan ventilasi pada tutup baterai basah dan lain - lain.

Tak jarang baterai juga sering menjadi pemicu kebakaran pada kendaraan yang diakibatkan terjadinya hubungan singkat ( konsleting ) yang sangat membahayakan dan merugikan. Bisa jadi ini diakibatkan karena faktor sepele atau ada keteledoran yang dilakukan oleh para pemilik kendaraan yang masih belum paham mengenai baterai pada mobilnya.

Hal sepele yang harus diketahui oleh para pemilik kendaraan tentang baterai adalah membedakan antara terminal positif  dan terminal negatif. Selain disebut terminal, banyak orang juga menyebutnya sebagai kutup ( misal kutup positif dan kutup negatif ), yang mana arti keduanya adalah sama.

Adapun ciri - ciri kutup / terminal pada baterai adalah sebagai berikut : 

a. Kutup / Terminal Positif

Terminal positif pada baterai ditandai dengan simbol + ( Plus / Tambah ). Selain itu kabel utama yang menempel pada kutup/terminal positif berwarna merah polos dan pada bagian atas terminal ditutupi oleh pengaman yang terbuat dari karet berwarna merah.

Penutup ini berfungsi sangat penting agar tidak terjadi konsleting yang diakibatkan karena adanya benda  menempel yang dapat menghubungkan langsung kutup positif dengan kutup negatif atau yang bermuatan sama ( seperti kerangkan / chasis ). Jika penutup ini hilang atau rusak segeralah atasi dengan membuat pelindung yang baru atau membelinya pada toko sparepart.



b. Kutup / Terminal Negatif

Kutup Negatif pada baterai ditandai dengan simbol - ( Minus / Kurang ). Kabel yang menempel pada kutup negatif baterai adalah warna hitam polos atau yang sejenisnya. Pada bagian atas terminal / kutup tidak ditutupi seperti halnya terminal Negatif. Ini karena memang terminal negatif tidak dapat menimbulkan bahaya layaknya terminal positif.

Mengapa demikian ? sebagai contoh : apabila ada sebuah kunci ( katakanlah kunci ring / kunci pas ) yang secara tidak sengaja jatuh pada bagian atas baterai dan menghubungkan terminal negatif dengan chasis/kerangkan. Ini tidak mengapa karena keduanya sama-sama memiliki muatan Negatif sehingga tidak menimbulkan short Circuit ( hubungan arus pendek ).



Apakah kalian sudah paham membedakan diantara keduanya ? ini sangat penting karena berkaitan dengan keselamatan kendaraan anda. Misal ketika ada kerusakan pada sistem kelistikan pada mobil dan anda berusaha untuk memperbaikinya sendiri.

Selain itu kesemalatan lain yang berkaitan dengan baterai adalah cara melepas dan memasang baterai dengan baik dan benar. 

a. Melepas baterai

Secara SOP bahwa melepas baterai yang baik dan benar adalah dengan membuk terminal / kutup negatifnya terlebih dahulu. Namun sebagian para ahli menyarankan untuk memastikan semua komponen - komponen kelistrikan pada kendaraan sudah dalam kondisi mati. Atau bisa juga untuk memastikan semuanya dengan memutar kunci kontak pada posisi OFF. Perlu juga diperhatikan, jika kunci kontak sudah pada posisi OFF dan saat kabel negatif baterai dilepas ada percikan kecil pada terminal maka kemungkinan terjadi kebocoran tengangan. Ini harus diperiksa untuk mencegah kerusakan yang lebih cepat pada baterai.

b. Memasang Baterai

Memasang baterai adalah keterbalikan dari cara melepas baterai yaitu dengan cara memasang terlebih dahulu terminal / kutup Positif. Pastikan sebelum memasang baterai semua komponen kelistrikan pada kondisi mati. Kecangkan baterai dengan kunci yang sesuai dan kekuatan yang diijinkan. Karena jika kait baterai kurang kencang akan mengakibatkan tegangan yang mengalir pada komponen kelistrikan tidak akan sempurna dan menimbulkan susahnya motor stater untuk berputar. Selain itu disarankan juga untuk memberikan grease ( gemuk ) pada setiap terminal untuk mencegaj terjadinya korosi ( timbulnya kerak atau jamur ).

Selain  itu untuk menjaga agar baterai kendaraan anda awet dan tahan lama. Berikut ada 5 tips mudah yang dapat anda lakukan, yaitu :

1. Mematikan semua komponen yang membutuhkan tegangan listrik ketika anda hendak mematikan mobil seperti lampu fog lamp,mp3,AC mobil,radio tape dan lain lain.

2. Memeriksa secara rutin ketinggian air baterai paling tidak 2 minggu sekali.bila turun volumenya anda bisa menambahkan air mineral, namun bila banyak berkurang sebaiknya anda tambahkan air ZUUR yang botolnya bewarna biru.

3. Memeriksa kondisi kepala terminal baterai dan kencangkan  baut yang kendor. Bila terlihat ada kerak/jamur silahkan anda bersihkan dengan cara menuangkan air panas pada terminal dan menggosoknya dengan menggunakan sikat gigi atau sikat baja bila ada.

4. Bila anda jarang memakai mobil, misal anda hanya menggunakan hanya 3 bulan sekali. Anda bisa melepaskan kutub negatif . Hal ini dimaksudkan supaya muatan listrik tidak cepat habis. ( Namun pada  beberapa jenis mobil hal ini tidak disarankan karena dapat menyebabkan ECU pada mobil menjadi blank, dan membuat mesin bekerja tidak sempurna )

5. Dan pada tips yang terakhir dan wajib adalah anda lakukan secara rutin adalah  melakukan servis berkala di bengkel resmi tempat anda membeli mobil.

0 Response to "Cara Membedakan Terminal Positif Dan Terminal Negatif Pada Baterai Kendaraan "

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel