Tips Aman Saat Stater Mobil Khusus Bagi Kamu Yang Masih Pemula

Cara melakukan stater yang baik dan benar
Cara melakukan stater yang baik dan benar
Kedengarannya mungkin gampang ya, apalgi cuman menstater mobil. Sepertinya semua orang akan mudah dan tahu bagaimana menstater mobil. Tapi tunggu dulu, menstater mobil tidak segampang yang kita kira dan bayangkan. Karena khusus bagi kamu yang masih tahap belajar dan awam maka harus memperhatikan ha-hal yang mungkin dianggap sepele oleh banyak orang.

Menstater kendaraan adalah tahap awal untuk menghidupkan mobil. Dimana pada proses ini, motor stater akan berfungsi ( bekerja ) memutarkan mesin melalui roda gigi pinionnya untuk keluar dan menyentuh fly whell ( roda gila ) yang menempel pada poros engkol untuk menggerakkan piston. Motor stater membutuhkan arus yang besar pada tahap awal, karena beban berat yang harus dikeluarkan untuk memutarkan ke empat atau enam piston.

Saat mesin sudah hidup, maka pinion motos stater akan terlepas ( melepaskan diri ) dari putaran flywhell. Harus kita ketahui bahwa motor stater tidak ikut bekerja saat mesin hidup, beroperasinya hanya diawal untuk menghidupkan mesin. Selebihnya motor stater tidak bekerja.

Untuk menjaga kerusakan pada motor stater dan hal-hal yang tidak kita inginkan, maka ada beberpa hal yang harus kita ketaui saat menstater kendaraan mobil, yaitu :

1. Lebih baik anda  berada didalam mobil ( kursi pengemudi )
Menstater mobil bisa juga dilakukan diluar, dalam artian disini kamu bisa menstater mobil tidak harus masuk ke ruang pengemudi alias dari luar dengan membuka kaca pada cendela bagian depan kanan. Sangat mudah sih, namun hal ini berbahaya dan beresiko karena kita tidak mengetahui apakah transmisi dalam posisi Netral atau tidak. Selain itu, posisi kamu yang berada diluar akan sangat mengganggu lalu lalang disekitar kendaraan.

2. Menutup pintu
Sebenarnya kalau yang ini opsional sih, karena memang tidak ada hubungannya secara sistem menutup pintu dengan hidupnya motor stater. Namun lagi-lagi kita harus menjaga keamanan disekitar kendaraan anda, jika berada pada posisi sunyi hal ini tidak akan berpengaruh. Namun jika berada pada tempat keramaian atau kemacetan parah, maka jangan sesekali kamu melakukan ini. Karena sangat mengganggu orang disekitar kendaraan.

3. Menstater Tidak Lebih dari 10 Detik
Mesin yang baik tidak membutuhkan waktu lama untuk menghidupkannnya, tidak lebih dari 3 detik mobil sudah hidup. Namun, jika dalam waktu tersebut mesin tidak dapat hidup maka kita disarankan untuk menstater kendaraan selama 10 detik dengan fase yang berulang - ulang. Tidak boleh lebih dari 10 detik dalam satu fase. Karena hal ini akan memicu panas berlebih pada lilitan magnet seleoid yang bisa terbakar. Dampak yang lainnya, baterai kendaraan anda akan cepat tekor ( habis ). Seandainya tidak ada tanda - tanda mesin hidup kamu bisa memerikasa sistem Pengapian, Bahan bakar dan kompressi mesin.

4. Posisikan tongkat ( tuas ) transmisi pada posisi Netral 
Pastikan posisi tongkat ( tuas ) transmisi kendaraan anda pasa posisi netral ya. Hal ini sangat berbahaya karena mobil bisa melaju saat proses stater dimulai.

5. Tekan Pedal Kopling & Tarik Tuas Rem Tangan
Pada poin ini, keduanya harus dilakukan untuk mencegah mobil melaju saat proses stater. Andaipun terjadi kelalaian karena tongkat transmisi yang tidak pada posisi netral, maka dengan menekan pedal kopling dan menarik tuas rem tangan mencegah secara ganda untuk menahan dan memutus putaran dari mesin ke transmisi.

6. Matikan Peralatan elektronik yang masuk dalam kategori assesoris ( ACC )
Saat menstater kendaraan, maka komponen - komponen assesoris ( seperti Pemutar music, dinamo, kaca,  AC, dll ) akan mati. Tujuannya dibuat seperti ini oleh pabrikan adalah karena pada proses stater membutuhkan arus yang sangat besar sekitar 8 Amper. Sehingga arus yang mengalir ke komponen - komponen lain akan terputus kecuali pada sistem pengapian dan stater. Tidak ada salahnya memang jika komponen assesoris hidup, namun dalam teorinya alangkah lebih baik mematikan komponen dari switch off ketimbang harus langsung memutus dari saklarnya.

7. Tidak ada orang didepan kendaraan 
Lagi - lagi ini opsional sih, ada atau tidaknya orang didepan mobil kita saat stater dijamin mesin akan tetap hidup. Namun demi keamanan bersama, maka tidak ada salahnya kita mengantisipasi hal - hal yang membahayakan keselmatan orang -orang yang ada disekitar kendaraan kita.

Tips diatas bukanlah sebuah kewajiban yang haruss kamu ikuti semuanya, karena memang ini tergantung situasi dan kondisi kendaraan mu berada. Namun lagi - lagi faktor keselamatan harus menjadi yang utama. Baik bagi pengemudi dan orang disekitar kendaraan serta menjaga kerusakan dari motor stater itu sendiri.


0 Response to "Tips Aman Saat Stater Mobil Khusus Bagi Kamu Yang Masih Pemula "

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel