Fungsi Katup Penyeimbang Tekanan Pada Sistem Rem

Sistem rem bekerja pada keempat roda dikendaraan, namum tekanan yang terjadi pada semua silinder roda tidaklah sama besar. Tekanan yang diterima oleh setiap rem berbeda - beda, ini berfungsi untuk mencegah mobil oleng karena pembagian tekanan yang tidak sama  sedangkan beban kendaraan tidak rata.

Sebagai contoh, jika letak mesin terletak pada bagian depan kendaraan maka beban pada bagian depan bertambah. Jika tekanan rem diberikan sama besar pada semua roda, maka roda  dijamin lebih pakam. Mengapa demikian ? selain mendapatkan tekanan yang sama pada roda belakang, roda depan mendapat gaya dorong kebawah ( Friction ) dari beban yang besar ( adanya mesin ).


Beban kendaraan berpengaruh terhadap kepakeman pengereman
Beban kendaraan berpengaruh terhadap kepakeman pengereman

Seperti yang terlihat pada gambar diatas, kendaraan dengan bermesin didepan ( Front enggine ), maka roda depan mengalami large load ( beban yang besar ) yang mengakibatkan more friction ( gaya gesek yang berlebih ). Sedangkan yang terjadi pada roda belakang akan mengalami smaller Load ( beban yang ringan ) yang mengakibatkan less friction ( gaya gesek yang rendah ).

grafik katup pengimbang
Grafik dan Lokasi katup pengimbang

Pada gambar diatas, katup pengimpang difungsikan untuk mengatur tekanan roda belakang. Ini berlaku untuk kendaraan yang mempunyai beban lebih berat pada bagian depan kendaaraan ( letak mesin di depan ). Pada grafik diatas dapat kita lihat bahwa, jika tidak menggunakan katup pengimbang ( without proportioning valve ), tekanan pada silinder roda belakang sangat tinggi. Hal ini mengkhawatirkan roda menjadi mengunci ( ngepot ). Dengan menggunakan katup pengimbang ( with proportioning valve ), tekanan rem belakang hampir mendekati tekanan yang ideal.

0 Response to "Fungsi Katup Penyeimbang Tekanan Pada Sistem Rem "

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel