Mengatasi Kepala Busi Yang Patah Masuk Ke Ruang Bakar

lksotomotif.com - Beberapa hari yang lalu saya ditelpon oleh customer langganan yang mengeluhkan suara mesin kasar dan getaran agak pincang. Saya sampaikan untuk datang ke bengkel guna melakukan pengecekan. Seperti biasa saya coba menduga - duga masalah yang terjadi pada mobil ini. 

Mobil customer adalah Nissan Livina L10, dan penyakit mobil ini terkenal dengan masalah coil atau slongsong coil yang lemah/rusak. Akibat yang ditimbulkan dari masalah ini biasanya mesin menjadi pincang karena salah satu busi di silinder mati sehingga hanya tiga silinder yang bekerja.

Hari yang ditentukan pun tiba, saya dan tim langsung mengeksekusi masalah tersebut. Pertama saya hidupkan mesin dan membuka bonet depan. Saya gas perlahan sembari melihat jarum RPM pada dasbord. RPM normal namun getaran mesin tidak normal/pincang. Tidak cukup sampai disitu, saya pun menggunakan scanner dengan membuka  DTC dan ok. Tanda tidak ada masalah dengan sensor - sensor pada mesin.

Kami memutusakan untuk memeriksa coil setiap silinder. Coil menjadi target utama pemeriksaan kami karena ini komponen yang paling sering bermasalah. Sedangkan busi sedikit kami abaikan, selain jarang bermasalah, busi pada mobil ini juga belum genap satu tahun diganti oleh pemiliknya.

Perlahan - lahan kami buka coil dan kami periksa secara fisik satu demi satu.


Secara fisik kami cek semua coil dalam kondisi baik dan tidak ada tanda - tanda coil bermasalah. Saya tidak melakukan pengecekan secara detail / pengukuran coil dengan alat khusus karena keterbatasan alat. 

Dari beberapa pengalaman sebelumnya, biasanya kerusakan coil ditandai dengan bekas terbakar ( gosong ) pada bagian slongsong nya. Namun kesemua fisik coil terlihat normal. Saya pun memeriksa setiap pegas yang ada didalam slongsong dan sedikit menarik agar lebih panjang. 

Kami pun coba merakit kembali coil dan memasang intake manifold yang tergolong sedikit merepotkan untuk desain mesin ini. Setelah semuanya terpasang, kami mencoba menstater dan mesin masih seperti kondisi sebelumnya.

Akhirnya kami pun memutuskan untuk kembali melepas intake manifold, melepas coil dan melepas busi. Disini lah masalah mulai terlihat ketika saya mulai membuka busi satu persatu. Saya sedikit termenung ketika membuka busi no 3 karena ini pengalaman yang belum pernah kami temukan sebelumnya.

busi patah masuk mesin


elektroda pusat dan sisi busi patah

Bisa kita lihat bersama bahwa elektroda pusat dan elektroda sisi busi hilang. Dengan demikian bisa kita simpulkan bahwa kedua komponen tersebut masuk ke dalam ruang bakar. Ini sangat menghawatirkan karena bisa merusak dinding silinder. Jika ini terjadi maka biaya perbaikan sangat besar.

Saya pun coba menjelaskan kepada customer menganai masalah ini. Sebelumnya saya sudah coba memastikan apakah patahan tertinggal di dalam mesin dengan mengambilnya menggunakan obeng magnet pleksibel yang kecil, menggunakan mesin vacum besar yang pada bagian ujungnya saya modifikasi menggunakan slang kecil. Kesemuanya tidak mendapatkan hasil yang memuaskan karena pecahan tidak ada tanda - tanda ikut tertarik keluar dan kami belum bisa meyakinkan bahwa pecahan masih ada didalam atau tidak.

Saya sampaikan kembali ke customer untuk menunggu empat hingga lima hari karena kami akan membeli alat baru endoskopi yang bisa melihat kondisi dalam mesin lebih detail.

endoskopi_untuk_memeriksa_mesin

Hari yang ditunggu pun tiba dan kami cek bagian ruang bakar menggunakan endoskopi. Berulang - ulang kami cek bagian dalam ruang bakar dan tidak menemukan tanda tanda bahwa pecahan msih tertinggal di dalam. Dengan demikian bahwa pecahan kemungkinan sudah terbuang melalui katup buang atau meleleh akibat pembakaran. 

Setelah kami pastikan aman, saya pun membeli busi yang baru dan memasang nya. Langsung kami rakit coil dan busi. Setelah kesemuanya terpasang, kami pun menstater mesin. Jreeng, mesin normal dan sudah normal. Untuk meyakinkan, kami colok scanner dan cek DTC serta data streem. Belum puas dengan hasil tersebut, kami pun mencoba test drive dan hasil sudah normal. Tidak ada gejala masalah seperti sebelumnya.

0 Response to "Mengatasi Kepala Busi Yang Patah Masuk Ke Ruang Bakar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel