Proses Pembakaran Pada Mesin Diesel Dan Penyebab Terjadinya Knocking

Mesin diesel adalah mesin yang menggunakan  solar sebagai bahan bakar untuk menghasilkan pembakaran didalam ruang bakar. Mesin diesel juga sering disebut sebagai mesin Self Ignition  (pembakaran sendiri) yang mana tidak membutuhkan percikan bunga api dari busi. Oleh sebab itu, hal mendasar untuk membedakan mesin diesel dengan mesin bensin adalah tidak ada businya.

Proses pembakaran campuran udara dan bahan bakar pada ruang bakar di mesin diesel mempunyai proses pembakaran yang berbeda dengan mesin bensin. Jika pada mesin bensin pembakaran terjadi secara spontan, maka pada mesin diesel pembakaran terjadi dengan cara rambatan.

Adapun proses pembakaran pada mesin diesel sebagai berikut :

1. Tahap Ignition Delay (Persiapan pembakaran) A - B 
Bahan bakar mulai disemprotkan / injection timing (titik A) dan udara dimampatkan didalam cylinder sampai mendekati temperatur ignition. Rangkaian pembakaran sangat dipengaruhi oleh tahap ini. Tahap ini merupakan tahap Ignition. Tahap ignition delay adalah suatu tahap yang sangat singkat, yang secara normal merupakan kelipatan 1/1000 sampai 4/1000 detik.  Jika tahapan ignition delay ini menjadi panjang yang disebabkan oleh pengunaan bahan bakar dengan cetane number yang rendah maupun injection timing yang terlalu maju maka engine akan knocking


2. Tahap Flame Propagation (Penyebaran Api) B - C
Ketika gas campuran mencapai kadar campuran maksimum, maka pembakaran mulai terjadi dan menyebar kesetiap bagian serta membakar keseluruh campuran gas yang tertinggal secara bersamaan.
Temperatur dan tekanan didalam engine meningkat dalam waktu yang sangat singkat. Ini akan menimbulkan  peningkatan temperatur & tekanan yang dipengaruhi oleh jumlah dan atomisasi bahan bakar yang disemprotkan pada tahap ignition delay.


3. Tahap Direct Combustion (Pembakaran langsung) C - D
Bahan bakar  masih disemprotkan kedalam cylinder meskipun telah melampaui titik C.
Sekali pembakaran dimulai didalam cylinder, tekanan dan temperatur akan naik dengan perubahan yang sangat besar, dengan demikian Ignition delay menjadi lebih singkat.


4. Tahap Final Combustion (Pembakaran Akhir)  D - E
Pada tahap akhir ini, bahan bakar  tidak lagi disemprotkan kedalam cylinder. Semakin lama tahap pembakaran akhir, semakin tinggi temperatur dan semakin rendah efisiensi themal-nya. Efisiensi thermal adalah rasio dari jumlah panas yang dirubah menjadi energi yang disuply mesin


Penyebab Terjadinya Knocking Pada Mesin Diesel


Knocking Adalah getaran yang dihasilkan ketika gas campuran yang mudah terbakar (campuran dari pengkabutan bahan bakar dengan udara) yang dibentuk pada saat dimulainya penginjeksian, terbakar dengan cepat selama proses pembakaran menyebabkan tekanan dalam cylinder naik secara tidak normal. Ketukan diesel cenderung disebabkan oleh waktu injeksi yang terlalu dini atau tekanan kompresi yang terlalu rendah. 





0 Response to "Proses Pembakaran Pada Mesin Diesel Dan Penyebab Terjadinya Knocking "

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel