Fungsi Pegas Batang Torsi ( Torsion Spring )

Bila sebuah batang baja yang  salah satu ujungnya  diikat dengan kuat pada batang yang diam sedangkan  ujung lainnya diikat pada arm, maka apabila arm bergerak turun dan naik, maka batang baja ini akan cenderung menahan gearakan tadi dengan gaya melintir. Dengan demikian timbul efek penyerapan seperti pegas daun ( leaf spring ) atau pegas ulir ( coil spring ) .

Pegas torsi menggunakan batang pegas baja yang elastis. Pemasangannya adalah salah satu ujung pegas batang diikatkan dengan kuat pada prame dan ujung lainnya dipasangkan pada arm.  Pegas jenis ini amat sederhana konstruksinya dan tidak terlalu berat. Pegas ini banyak digunakan pada mobil kecil, dan umumnya pada suspensi depan.


pegas torsion bar

Pegas batang torsi memunyai fungsi:


  1. Seperti halnya fungsi pegas koil, apabila dipuntir akan kembali pada  bentuk semula dengan memegas
  2. Menahan gerakan ke atas atau ke bawah roda-roda sehingga timbul penyerapan; seperti fungsi pegas- pegas yang lain.
Pada saat ini, pegas torsion bar sudah jarang digunakan pada mobil - mobil keluaran baru. Ini dikarenakan bentuk tosion bar yang memasang secara dimensi akan memakan tempat, selain itu puntiran yang berulang - ulang dengan pemakaian yang lama dimungkinkan batang torsi akan patah. 



pemasangan batang torsi pada mobil


Seperti yang terlihat pada gambar diatas bahwa torsion bar tepasang pada bagian chasis ( rangka ) pada salah satu ujunnya. Dan ujung yang lain menempel pada komponen upper control arm. Kita ketahui bersama bahwa upper control arm akan naik dan turun seiring dengan kondisi jalan yang tidak rata. Bergerak naik turunnya upper control arm inilah yang ditahan oleh gaya lentur batang torsi sehingga timbul gaya pegas. 

0 Response to "Fungsi Pegas Batang Torsi ( Torsion Spring )"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel