Cara Memilih Kabel Yang Benar Untuk Kelistrikan Mobil

pemilihan kabel pada bidang kelistrikan otomotif


Kabel adalah komponen yang vital bagi sistem kelistrikan di mobil. Walaupun saat ini sudah ada beberapa komponen yang bekerja menggunakan frekuensi ( Nirkabel ) namun sepertinya kabel akan tetap menjadi salah satu jalur listrik yang akan tetap digunakan.

Kabel yang baik dan sesuai dengan tegangan serta beban yang akan disuplai oleh tegangan listrik harus pada ukuran standart. Tujuannya agar kabel tidak berlebih menerima tegangan atau justru malah kabel menjadi hambatan yang besar. Oleh karena itu memilih kabel yang baik sesuai dengan kondisi adalah sebuah keharusan bagi mekanik otomotif yang sedang mengerjakan bidang kelistrikan di mobil.

Tegangan kabel, beban kelistrikan, dan panjang kawat adalah tiga faktor penting dalam menentukan ukuran kabel yang benar. Perlu diingat bahwa semakin panjang kawat, maka tahanan (dengan jumlah tegangan jatuh) juga meningkat. Tahanan (resistant ) dapat menyebabkan konduktor menjadi panas. Bila panas ini berlebihan kabel dapat meleleh dan terbakarnya isolasi kabel.

Semakin besar ukuran kabel, makin kecil jumlah tahanannya. Secara prinsip sederhana untuk mencegah nilai tahanan dan tegangan jatuh, maka ukuran kabel harus ditambah.
Tabel tegangan pada kabel 12 volt yang umum digunakan pada otomotif.
Tabel tegangan jatuh pada kabel 12 volt yang umum digunakan pada otomotif.
ukuran untuk tegangan kabel
Besar arus yang diijinkan pada kabel


Contoh pemilihan kabel :
Apabila terdapat suatu beban yang menurut perhitungan akan dialiri arus sebesar 6 amper, maka untuk menentukan kabelnya dapat melihat chart spesifikasi, kabel otomotif.

Pada baris pertama, ukuran kabel 0,85 mm2 yang kemampuan dialiri arusnya sampai 5 amper. Kabel ini tidak cocok untuk beban di atas. Sedangkan pada baris kedua, ukuran kabelnya 1,25 mm2 dengan kemampuan dialiri arus sampai 10 amper. Kabel ini cocok untuk beban di atas.

Pemilihan kabel pada contoh di atas sudah memenuhi kebutuhan beban yang dipasang. Untuk mengetahui jumlah penurunan tegangan pada kabel yang bersangkutan dapat melihat ”chart tegangan jatuh pada kabel”. Dari data tersebut bisa diketahui berapa besarnya penurunan tegangan per amper/meter volt. Apabila penurunan tegangan berlebihan, pilihlah kabel lain yang diameternya lebih besar.


0 Response to "Cara Memilih Kabel Yang Benar Untuk Kelistrikan Mobil"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel