5 Penyebab Overheat ( Panas Berlebih ) Pada Mesin Dan Cara Mengatasinya



Mesin yang terlalu panas merupakan sebuah bencana bagi kita para pemilik mobil. Karena dengan indikasi panas yang belebih, berarti ada sesuatu yang bermasah dan ini sangat mengancam kesehatan pada mesin bahwkan bisa jadi kerusakan parah sudah ada didepan mata. Panas yang berlebih pada mesin ( Overheating ) bisa ditimbulkan dari beragam masalah yang berkaitan erat dengan sisitem pendingin pada mesin seperti radiator yang tersumbat, selang persambungan yang bocor, pumpa air yang retak atau thermostat yang tidak bekerja.

Rata - rata mesin beroperasi pada suhu 90 sampai 110 derajat celsius. Kenaikkan suhu dari yang biasanya akan membuat kompone - komponen pada mesin memuai dan ini akan mengganggu mekanisme kerja pada komponen tersebut yang bisa menyebabkan komponen tersebut berhenti bekerja. Pada artikel ini kami akan memberitahukan kepada anda 5 penyebab umum yang mengakibatkan mesin overheating ( panas berlebih ).

Dampak terjadinya overheating menandakan mesin anda perlu diservice. Idealnya, pengecekan keseluruhan sistem pendingin dilakukan pada mobil yang sudah menginjak usia pemakaian 7 tahun pertama.Namun ada beberapa mobil yang dapat beroperasi selama 10 tahun lamanya untuk pengecekan awal semua sistem pendingin. Walaupun demikian, perawatan berkala jauh lebih penting ketimbang harus menunggu waktu 7 atau 10 tahun lamanya.

Pada kondisi ini, mesin mobil biasanya akan mati mendadak. Apalagi jika paking atau gasket sudah rusak yang berimbas pada bocornya sistem pendingin. Dalam beberapa kasus, kelebihan panas akan berdampak sangat merugikan bagi anda, karena estimasi perbaikan yang memakan waktu lama untuk membongkar hampir setengah mesin serta biaya yang lumayan besar yang harus disiapkan. Mari kita cari tahu penyebab mesin overheating,

1. Kebocoran pada sistem pendingin
udara yang masuk ke sistem melalui celah - celah yang bocor adalah salah satu penyebab mesin berlebihan panas. Air pendingin menstes melaluyi celah dan ini menciptakan ruang bagi udara untuk masuk ke dalam sistem pendingin. Udara yang masuk akan menimbulkan gelembung, dan ini menjadi pengalang bagi air pendingin untuk mendinginkan mesin sehingga mesin terlalu panas.


2. Pembekuan air pendingin
Memang ini sangat jarang terjadi, mengingat suhu yang ada dikita beriklim tropis. Namun jangan salah perpsepi jika hal ini terjadi pada kendaraan anda ditempat - tempat yang terlalu dingin, apalagi jika diperparah dengan penggunaan air pendingin yang biasa-biasa saja. Pembekuan pada sistem pendingin akan menyumbat aliran air pendingin yang bersirkulasi. Untuk mengatasi hal ini, gantilah air pendingin biasa pada mobil anda dengan air pendingin yang mempunyai titik beku lebih kecil.

3. Sirkulasi air pendingin yang tersumbat
Ini biasanya terjadi pada thermostat yang rusak, serbuk karat yang semakin banyak atau ada benda asing yang menghalangi sirkulasi air pendingin ke radiator yang menyebabkan air tidak mengalir sempurna untuk mengilangkan panas pada uap air.

4. Level Oli yang sudah rendah ( berkurang )
Oli mesin memang bukan berfungsi utama dalam sistem pendinginan, namun oli punya peran penting dalam menjaga suhu mesin agar terjadi campuran yang ideal. Faktanya, oli telah membantu memindahkan panas 75 % sampai 85 % panas yang tidak terpakai pada mesin. Oli juga yang berfungsi melumasi setiap komponen dengan baik, mengurangi gesekan dan mencegah panas yang berlebih

5. Pumpa air yang pecah
Itu adalah salah satu kerusakan yang paling umum pada mesin yang mengalami panas yang berlebih. Pumpa air adalah komponen penting dalam menjaga sirkulasi air pendingin dari radiator ke water jacket ( blok silinder ). Kemungkinan terjadi keausan pada impeller atau memang rusak karena masa pakainya yang sudah lama. Untuk mengatasi hal ini, langkah terbaik adalah dengan mengganti dengan yang baru

Terjadinya kelebihan panas pada mobil tidak langsung terjadi begitu saja. Biasanya hal ini akan ditandai oleh beberapa sinyal penting ( tanda - tanda ) yang ada pada mobil. Diantarany sinyal - sinyal tersebut yaitu :

1. Peringatan pada meter temperatur



Amper suhu pada mesin akan memberikan tanda apabila mesin berada pada suhu yang tidak normal. Namun terkadang banyak pengemudi yang melalaikan hal ini. Oleh sebab itu perhatikan amper meter ketika menunjukkan gejala tidak normal pada mesin mobil anda.Pada jenis mobil yang sudah menggunakan ECU, sinyak lampu mesin akan menyala jika terjadi hal ini.

2. Uap Atau Asap
Setiap kali Anda melihat uap atau asap mengepul dari bawah kap mobil Anda, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghentikan mobil Anda segera. Uap atau asap yang muncul di bawah kap mesin adalah sebuah pertanda buruk. Hal ini bisa saja terjadi akibat dari bocornya sistem pelumasan pada mesin yang menempel pada komponen yang panas atau uap air panas yang meluap. Oleh sebab itu, segeralah periksa darimana berasal asap tersebut.

Cara Mengatasi Masalah Overheating Mobil

Seperti yang sudah Anda ketahui tentang penyebab  yang memicu mesin terlalu panas, Anda akan tahu di mana mencarinya ketika kerusakan suhu muncul. Adapun yang harus anda periksa adalah

- Sistem pendingin
- Level  oli mesin
- Radiator
- Termostat
- Pompa air

Masalah apa pun yang berkaitan dengan komponen diatas  ini sering memunculkan masalah panas. Langkah-langkah yang dapat Anda ambil adalah:

Cusi  sistem pendingin saat  kotor atau pada saat ada rekomendari dri pabrikan, Periksa struktur pendingin dari  kebocoran atau kesalahan lainnya. Selalu periksda kondisi air pendingin .Periksa radiator, termostat, dan pompa air untuk setiap kerusakan serta lakukan penggantian oli secara teratur.


0 Response to "5 Penyebab Overheat ( Panas Berlebih ) Pada Mesin Dan Cara Mengatasinya"

Post a Comment

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel