Fungsi Dan Cara Kerja Exhaust Gas Recirculation ( EGR ) Pada Mobil


Mempunyai mobil dengan tingkat pemakaian efisiensi bahan bakar yang baik adalah dambaan setip pembeli. Walaupun ada sebagian orang yang tidak mementingkan hal ini, mereka lebih memilih membeli mobil karena bentuknya yang bagus. Namun sebagian besar pasti akan melirik sebuah mobil dari tingkat keiritan bahan bakarnya. Oleh karenanya para pabrikan berlomba-lomba bagaimana merancang mesin kendaraan yang mereka buat agar irit dalam pemakaian bahan bakarnya.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah membuat sebuah sistem yang memanfaatkan gas buang yang keluar dari exhaust manifold dan disirkulasikan kembali ke dalam intake manifold ( saluran masuk ). Dengan sistem ini diharapkan pemakaian bahan bakar bisa lebih efisien. Alat itu namanya Exhaust Gas Recirculation ( EGR ) yang berfungsi menghisap sebagian gas pembuangan untuk disalurkan ke saluran masuk ( intake manifold ). Selain pemakaian bahan bakar yang lebih efisiensi, dengan adanya EGR diharapkan dapat mengurangi gas buang yang mengandung racun seperti gas NOx ( Nitrogen Oxside ).

Gas NOx diproduksi dari hasil pembakaran antara NO ( Nitrogen ) dan O2 (Oksigen ) pada temperatur tinggi di ruang bakar.  Perlu kita ketahui bahwa NOx  merupakan gas beracun  bagi manusia dan pada  umumnya gas ini dapat menimbulkan gangguan sistem pernapasan dan dapat menimbulkan hujan asam. Oleh karenanya dengan adanya EGR, kadar NOx pada gas buang kendaraan dapat diminimalisir.

EGR terpasang pada jenis mobil bensin dan mobil diesel. Pada mesin bensin, EGR akan menghisap sekitar 5 - 15 % gas buang yang disalurkan ke intake manifold. Sedangkan pada mesin Diesel, EGR akan menghisap sekitar 50 % gas buang untuk disalurkan ke intake manifold.

Cara Kerja EGR
EGR tanpa pendingin

Dari gambar diatas dapat kita ketahui cara kerja EGR, yaitu gas buang akan terhisap sebagian ke saluran masuk melalui EGR valve. Pembukaan EGR valve dikendalikan oleh katup electomagnetik yang bekerja berdasarkan kevakuman pada intake manifold. Gas buang yang sudah melewati EGR selanjutnya langsung dimasukkan kedalam saluran masuk setelah throlte valve. Pada gambar diatas EGR tidak mempunyai sistem pendingin. Namun ada juga jenis EGR yang mempunyai sistem pendingin, seperti pada gambar dibawah ini.

EGR Dengan sistem pendingin
Fungsi dari pendingin EGR adalah untuk mendinginkan gas buang yang terhisap. Karena udara dingin pada teorinya semakin pada dan semamkin baik untuk menghasilkan pembakran didalam ruang bakar.

1 Response to "Fungsi Dan Cara Kerja Exhaust Gas Recirculation ( EGR ) Pada Mobil"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel